Rabu, 13 Oktober 2010

Implementasi Pembaharuan Pembelajaran di SD dan Hambatannya

A. Perubahan Pembelajaran dengan Menyusun dan Pelaksanaan Program Berlandaskan Perkembangan Siswa
Ada tiga faktor yang dominan mempengaruhi proses perkembangan individu, yaitu faktor bawaan (heredity) yang bersifat alamiah, faktor lingkungan (environment) merupakan kondisi yang memungkinkan berlangsungnya proses perkembangan, dan faktor waktu yaitu saat-saat tibanya masa peka atau kematangan. Ketiga faktor dominan dalam proses berlangsungnya perkembangan individu berperan secara interaktif, yang dapat dijelaskan secara funsional atau regresional. Menurut Abin Syamsuddin ternyata prinsip dan hukum-hukum perkembangan individu harus menjadi titik tolak pendidikan, mengingat setiap pendidikan dan proses pembelajaran pada khususnya akan selalu berhadapan dengan individu manusia yang sedang berkembang.

B. Perbaikan Pembelajaran Melalui Penggunaan Pendekatan, Metode dan Teknik Pembelajaran yang lebih Berpihak kepada Siswa
Guru harus berupaya untuk menggunakan pendekatan, metode dan teknik yang paling tepat supaya pembelajaran menjadi lebih bermakna dan hasil yang dicapai akan optimal.

C. Perbaikan Pembelajaran Melalui Penelitian Tindakan Kelas
Dengan menggunakan berbagai kemampuan dan keterampilan yang dimiliki oleh seorang guru, maka perbaikan pembelajaran dapat dilakukan. Salah satu kemampuan yang harus dimiliki adalah kemampuan penelitian sederhana dalam bentuk penelitian tindakan kelas. Dengan cara seperti ini guru melakukan latihan merencanakan, melaksanakan, dan menilai pembelajaran secara terbimbing dengan bantuan teman sejawat dan supervisor.

D. Hambatan Pembaharuan dalam Pembelajaran di SD
Hambatan yang paling utama dalam terjadinya pembaharuan pembelajaran di sekolah dasar berhubungan dengan kemampuan professional gurunya yang belum sesuai dengan tuntutan perundang-undangan, faktor internal dan eksternal sekolah maupun sistem pendidikan yang sedang dikembangkan.


Daftar Pustaka
Sutardi, D., Sudirjo, Encep. (2007). Pembaharuan dalam PBM di SD. Bandung: UPI PRESS.

Tidak ada komentar: